2017 Terjadi 200 Kali Gigitan Anjing di Minahasa, 1 Meninggal

TONDANO – Sepanjang tahun 2017, kurang lebih ada sekitaran 200 kali gigitan anjing di Kabupaten Minahasa. Satu diantaranya meninggal dunia. Hal ini dibenarkan Kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan Minahasa, Franky Polii, Senin (18/12) kemarin.

Menurut Polii, tercatat satu warga meninggal akibat rabies tahun ini (2017,red). Penyebab utamanya, gigitan anjing. “ Dan 25 persen dari 60 ribu anjing di Minahasa sudah diberi vaksin, ini dikarenakan terbatasnya tenaga. Vaksinasi diberikan jika anjing yang diduga mengidap rabies mati. Sisanya penanggulangan awal saat terjadi gigitan atau cakaran,” ungkap Polii.

Lebih lanjut, Polii mengatakan,kasus rabies di Minahasa  termasuk tinggi tahun 2017, namun sudah banyak juga yang mendapatkan penanganan dengan pemberian  vaksinasi.”Untuk kasus positif banyak, namun ada sekitar 200 kali kejadian yang diperiksa di laboratorium Provinsi. Dan kami telah lakukan penanganan di daerah endemik kasus rabies, diantaranya Kawangkoan Barat, Sonder, Tombariri Timur dan lainnya sesuai dengan permintaan,” jelas Polii sembari menambahkan, untuk ketersediaan vaksin di Minahasa masih sangat mencukupi, sehingga warga yang menghendaki anjingnya diberikan vaksin rabies akan segera ditindaki.

Hits: 15

"BAGIKAN BERITA INI MELALUI..."

Related posts

Leave a Comment